Profil
Mengenal sejarah pendirian, visi & misi, legalitas resmi, serta komitmen LPK ADM dalam mencetak tenaga kerja berkualitas.
Membangun SDM Unggul, Mengantar Pekerja Migran Menuju Pentas Global
Di tengah tantangan ketenagakerjaan global dan dinamika ekonomi nasional, sosok Umar Jahidin hadir sebagai salah satu penggerak utama dalam pembenahan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Sebagai CEO LPK Alvin Group sekaligus pimpinan PT Alvin Duta Mandiri, beliau secara konsisten mengabdikan keahlian dan pengalamannya untuk menjembatani potensi anak bangsa menuju panggung kerja internasional.
Dari Aktivisme Kepemudaan Hingga Bisnis Berbasis Pemberdayaan
Rekam jejak kepemimpinan Umar Jahidin dibentuk dari rekam jejak kepemudaan yang panjang. Pernah aktif memimpin di berbagai organisasi daerah seperti Wakil Ketua KNPI NTB dan Wakil Ketua Umum HIPMI NTB, beliau memahami betul tantangan riil yang dihadapi generasi muda dalam membangun karier dan kemandirian ekonomi.
Pengalaman berorganisasi tersebut menjadi fondasi kokoh ketika beliau terjun ke dunia usaha. Beliau memadukan visi bisnis dengan misi sosial, fokus pada sektor pelatihan, penempatan tenaga kerja, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Komitmen pada Kualitas dan Perlindungan Pekerja Migran
Melalui PT Alvin Duta Mandiri dan unit usaha di bawah Alvin Group, Umar Jahidin menekankan pentingnya pergeseran paradigma Pekerja Migran Indonesia (PMI). Beliau mendorong transisi dari tenaga kerja non-prosedural dan berkeahlian rendah menuju pekerja terampil dan profesional (skilled workers).
Fokus utama pengembangannya mencakup penyiapan tenaga kerja terampil untuk pasar internasional unggulan—seperti Jepang melalui program Specified Skilled Worker (SSW / Tokutei Ginou).
“Pekerja migran bukan sekadar pahlawan devisa, tetapi duta bangsa yang membawa kompetensi, etika kerja, dan nama baik Indonesia di mancanegara.”
— Umar Jahidin
Kiprah Keorganisasian dan Kontribusi Pemikiran
Di tingkat nasional, Umar Jahidin aktif menyumbangkan gagasan dan tenaganya di berbagai lembaga strategis:
Pimpinan Pusat Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM): Menjabat sebagai Wakil Ketua, beliau aktif mendorong sinergi antar-pengusaha Muslim dan pengembangan ekonomi berbasis syariah.
Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah: Pernah dipercaya sebagai Ketua Pokja Pemberdayaan TKI, berfokus pada advokasi, edukasi, dan skema pembiayaan mandiri bagi calon pekerja migran.
Penulis dan Analis: Beliau rutin menuangkan pemikiran kritisnya mengenai kebijakan ketenagakerjaan, pembangunan SDM, dan peta jalan Visi Indonesia Emas 2045 melalui media massa nasional.
Menatap Masa Depan Bersama PT Alvin Duta Mandiri
Langkah strategis Umar Jahidin ke depan ditujukan untuk terus memperluas kemitraan global dan meningkatkan standar kualitas penyiapan tenaga kerja. Melalui inovasi sistem pelatihan terpadu dan penguatan jejaring internasional, PT Alvin Duta Mandiri diproyeksikan untuk menjadi pusat inkubasi talenta bertaraf dunia yang tidak hanya mampu bersaing di Jepang, tetapi juga menjangkau kawasan-kawasan industri potensial lainnya di berbagai belahan benua.
Lebih dari sekadar menempatkan tenaga kerja, visi jangka panjang beliau berfokus pada terciptanya siklus keberlanjutan bagi para pahlawan devisa. PT Alvin Duta Mandiri berkomitmen mendampingi para PMI hingga masa purnatugas di luar negeri melalui program pendampingan literasi keuangan dan kewirausahaan, sehingga sekembalinya ke tanah air, mereka siap bertransformasi menjadi wirausahawan mandiri yang mampu membuka lapangan kerja baru serta menggerakkan roda ekonomi lokal.
Di bawah kepemimpinan Umar Jahidin, PT Alvin Duta Mandiri terus berkomitmen menjadi mitra tepercaya bagi calon pekerja migran, pemerintah, maupun perusahaan penerima di luar negeri. Integritas, profesionalisme, dan rasa kepedulian terhadap kemanusiaan menjadi fondasi utama yang beliau tanamkan dalam setiap layanan perusahaan.




Visi
Menjadi Mitra terpercaya bagi Pekerja Migran Indonesia yang Berminat Bekerja di Luar Negeri dengan Pelayanan yang Cepat, Aman, dan Terjangkau
Misi
1. Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja Migran
2. Meningkatkan Keterampilan dan Daya Saing Tenaga Kerja
3. Melindungi Hak dan Martabat Pekerja
Tujuan
1. (Membuka peluang kerja): Mengurangi angka pengangguran domestik karena menyediakan alternatif lapangan pekerjaan di negara lain.
2. (Meningkatkan keterampilan): Pekerja mendapatkan transfer ilmu, etos kerja baru, dan keahlian praktis selama bekerja di luar negeri.
3 (Membantu ekonomi & devisa): Remitansi (uang yang dikirim ke rumah) langsung menyejahterakan keluarga pekerja dan
meningkatkan cadangan devisa negara.